“Jadi bayangkan bagaimana mungkin secara makro ekonomi, Prabowo bisa membuat negeri ini makmur kalau seluruh anggaran itu dipakai habis. Pendapatan kita cuma Rp 1.800 triliun, pengeluaran kita Rp 2.800 triliun," terang dia.
Rocky menilai dalam kepemimpinan Prabowo Subianto sebagai presiden nantinya, kemungkinan program IKN dan makan siang gratis tidak akan dapat berjalan bersamaan.
Dua program yang tak mungkin berjalan bersamaan ini lah ditengarai bisa membuat hubungan Jokowi dan Prabowo retak.
"Bagaimana caranya? Ya, ngutang. Jadi secara rasional, tidak mungkin IKN itu dilanjutkan dengan makan siang gratis," jelasnya.
Menurutnya, ketika kekuasaan seluruhnya sudah pindah dari tangan Jokowi ke Prabowo, maka seluruh keinginan Jokowi akan dibatalkan demi hukum besi politik.***
Sumber: pojoksatu
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?
Masa Depan Suram PSI? Analis Beberkan Risiko Fatal Andalkan Jokowi dan Kaesang