“Ganjar dan Anies sebentar lagi baterainya habis,” ucap Arief Poyuono kepadaa GenPI.co, Senin (6/6).
Anak buah Prabowo itu juga membandingkan dengan Jokowi saat menjadi Gubernur DKI Jakarta.
“Kedua gubernur ini beda kasus dengan Jokowi saat menjadi gubernur dan maju Pilpres pada 2014, baterei panggung pencitraannya belum habis, malah full banget,” bebernya.
Arief Poyuono juga menilai kedua sosok tersebut tidak memiliki pembiayaan untuk pencitraan. It
“Seiring baterai Ganjar dan Anies habis, juga pembiayaan untuk panggung pencitraan dan buzzernya shut down,” katanya.
Artikel Terkait
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi
Ray Rangkuti Kecam Reshuffle Kelima Prabowo: Cuma Mutasi Figur Lama, Nggak Ada Perubahan Signifikan
Rp3 Miliar untuk Pakaian Dinas? Gubernur Sumsel Buka Suara soal Anggaran Kontroversial Ini
Konflik Timur Tengah 2 Bulan, Menteri ESDM Buka Suara: Stok BBM Nasional Aman?