Dosen dari Universitas Pelita Harapan itu menilai Puan adalah tokoh yang baik kepada semua orang.
Emrus pun menegaskan bahwa dalam menentukan pemimpin, publik harus bisa melihat seorang tokoh dari kualitasnya.
"Seperti Puan, sehingga tidak lagi pada tokoh elektabilitas atau popularitas tapi kita harus bergeser ke kualitasnya," tambahnya.
Lebih lanjut, Emrus berpendapat bahwa elektabilitas dan popularitas merupakan manipulasi persepsi publik.
"Saat ini kita seharusnya bicara tentang tokoh yang berkualitas bagi negara," jelasnya. (*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Utang RI Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Purbaya: Jangan Khawatir, Ini Bukti Kita Paling Hati-Hati!
Utang Indonesia Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Bilang Jangan Panik—Ini Alasannya
Utang RI Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Purbaya: Jangan Lihat Nominalnya, Lihat Ini!
PPATK dan OJK Gagal Total? Begini Modus Judi Online Hayam Wuruk yang Lolos dari Radar Sistem Keuangan