Airlangga menyebut kehadiran Projo merupakan bagian tersendiri dalam perjalanan politik KIB untuk pemilu 2024 mendatang.
"Ya kemarin sudah dijelaskan bahwa kehadiran Projo di sana menjadi chapter sendiri, jadi harus tunggu bukunya terbit," kata Airlangga kepada wartawan di Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Senin (6/6/2022).
Menko Perekonomian itu menuturkan, kedatangan Projo dinilai membawa kesamaan pandangan politik dengan koalisinya.
Oleh karena itu, penting bagi KIB bersama-sama dengan Projo untuk bersatu dalam menyongsong kesejahteraan rakyat Indonesia.
"Ya semua punya kesamaan, terutama untuk target kesejahteraan rakyat, kemudian melepaskan Indonesia dari middle income trap, karena ini menjadi penting karena ke depan kita harus bersatu," tuturnya.
Namun sampai saat ini, Airlangga enggan membicarakan mengenai nama pasangan capres-cawapres yang akan diusung KIB.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?