"Sampai hari ini, saya, tuh, yakin Pak Jokowi ujungnya dukung Mbak Puan maju Pilpres," demikian dikutip dari akun @satriohendri di Twitter, Selasa (7/6).
Hensat, sapaan Hendri Satrio, menyadari Jokowi adalah Presiden RI yang sedang menjabat. Tentu, eks Gubernur DKI Jakarta itu harus netral pada pemilu. Namun, kata dosen Universitas Paramadina itu, Jokowi punya utang budi kepada Puan Maharani dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Keduanya, kata Hensat, rutin membantu pemenangan Jokowi baik ketika pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, itu menjadi kontestan Pilgub DKI Jakarta 2012. Selain itu, Jokowi juga punya utang budi kepada Puan dan Megawati yang mendukungnya pada Pilpres 2014. Hal yang sama terulang lagi saat Jokowi maju sebagai capres di Pilpres 2019.
Kemudian, kata dia, Megawati dan Puan juga membantu pemenangan putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka pada Pilkada Kota Surakarta 2020. Kemenangan menantu Jokowi, Bobby Nasution, pada Pilkada Kota Medan 2020 juga tidak lepas dari peran Megawati.
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?