Usaha kelompok Ganjar untuk masuk sebagai capres KIB juga dinilai akan merusak hubungan baik antar partai PDI-P dengan tiga partai pendiri KIB, yakni Golkar, PPP dan PAN. Perdebatan publik yang seharusnya tentang ide-ide dan strategi membangun dan memajukan bangsa di antara partai tersebut tidak akan terjadi.
"Sebaliknya, perdebatan malah soal adab, etika, pantas tidak pantas. Karena ini hantam kromo, dan saya yakin partai di KIB tidak ingin ambil risiko, mereka pasti mengelus calon internal sendiri," tambahnya.
Hasan percaya Presiden Jokowi pasti mendukung Ganjar Pranowo untuk maju dalam Pilpres 2024. Namun, mantan anggota DPR RI itu bukan satu-satunya yang didukung mantan gubernur DKI Jakarta tersebut.
Jokowi akan mendukung siapapun termasuk Airlangga, Puan Maharni, Prabowo, Sandiaga Uno, dan Erick Thohir untuk maju dalam konstelasi pilpres 2024. "Bahkan kalau Anies Baswedan datang menghadap Jokowi untuk minta restu capres, pasti didukung," tegasnya.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?