POLHUKAM.ID - Situasi politik nasional semakin memanas seiring dengan meningkatnya keresahan publik terhadap pemerintahan.
Pengamat politik Rocky Gerung menilai bahwa rakyat mulai menunjukkan ketidakpuasan mereka terhadap kondisi saat ini.
Ia menyoroti fenomena di mana sejumlah pendukung setia mantan Presiden Joko Widodo—yang kerap disebut sebagai “ternak Mulyono”—masih aktif di berbagai talk show, membela Jokowi tanpa argumen yang kuat.
Menurut Rocky, para pendukung Jokowi ini kini tidak hanya kehilangan narasi yang masuk akal, tetapi juga mulai kehilangan aura dalam membangun opini publik.
“Talk show-talk show yang dimaksudkan untuk mengagungkan Jokowi justru memperlihatkan kelelahan dari para narasumbernya. Mereka terus mengulang narasi lama tanpa substansi yang jelas,” ujar Rocky dalam sebuah diskusi.
Lebih lanjut, Rocky menilai bahwa gelombang kritik terhadap Jokowi tidak hanya datang dari masyarakat biasa, tetapi juga dari mahasiswa, aktivis LSM, dan berbagai elemen masyarakat sipil.
Mereka menuntut adanya penegakan hukum yang adil, termasuk membuka kembali berbagai kasus dugaan korupsi yang melibatkan lingkaran kekuasaan Jokowi.
Menurutnya, rakyat menginginkan transparansi dan kejelasan hukum yang tidak pandang bulu.
Namun, yang menjadi pertanyaan besar saat ini adalah posisi Presiden Prabowo Subianto dalam dinamika politik ini.
Rocky mengamati bahwa Prabowo masih terus memberikan ruang bagi Jokowi dan lingkaran kekuasaannya.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?