POLHUKAM.ID - Pernyataan Presiden Prabowo yang menyebut 'biar anjing menggonggong tetap akan maju terus' kini jadi sorotan tajam.
Pasalnya, banyak pihak menilai, pernyataan itu menyamakan rakyat yang kritis dan peduli pada kondisi bangsa sama halnya dengan anjing.
Hal itu juga disoroti oleh ahli epidemiologi, dr Tifauzia Tyassuma.
Melalui cuitan di akun X miliknya, peraih gelar Ph.D dalam Molecular Epidemiology dari Universitas Indonesia (UI) ini mengkritik Presiden Prabowo.
"Yang dimaksud anjing menggonggong siapa, Pak? Rakyat? Bapak anggap kami ini anjing?" tanya Dokter Tifa dikutip dari akun @DokterTifa di X, Jumat (21/3/2025).
"Ini pepatah yang tidak bisa dipenggal seenak udelnya sendiri, Pak. Pepatah: "Biar anjing menggonggong kafilah tetap berlalu" harus diucapkan dalam satu nafas," tegasnya.
Dokter Tifa menambahkan bahwa kita bisa menggunakan pepatah itu untuk membuat amsal, tetapi bukan dipotong.
Sebab jika dipotong, hanya ambil setengah kalimat depan. Artinya, niatnya memang mau memaki! dan jauh lebih jahat daripada "ndasmu!".
"Sedih sekali punya Pemimpin begini, di saat situasi sangat genting menuju kehancuran ini," tutup Dokter Tifa sembari membagikan video pernyataan Prabowo tersebut.
👇👇
tags
Prabowo Bilang Biar Anjing Menggonggong Tetap Akan Maju Terus, Saidiman Ahmad: Kami Bukan Anjing, Tuan Presiden!
Pengamat politik Saidiman Ahmad mengkritik keras Presiden Prabowo atas pernyataannya yang menyamakan rakyat dengan "anjing".
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?