POLHUKAM.ID - Trust Indonesia menilai keputusan Presiden Prabowo Subianto yang mengutus mantan Presiden Joko Widodo ke Vatikan guna menghadiri pemakaman Paus Fransiskus sebagai bentuk nyata ketidakpercayaan Presiden pada kapasitas Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Rakka.
Menurut Trust Indonesia, Presiden Prabowo selayaknya menunjuk Wapres Gibran untuk mewakili dirinya menghadiri pemakaman Paus.
“Secara seremonial, semestinya Presiden Prabowo menunjuk Wapres Gibran (bukan Jokowi) untuk mewakili dirinya dan Indonesia secara resmi.
Kalau tidak dilakukan, itu tandanya Prabowo belum percaya kapasitas Wapres Gibran untuk mewakili dirinya,” ucap Direktur Riset Trust Indonesia Ahmad Fadhli dalam keterangan kepada awak media, Jum’at (25/4) siang.
Fadhli menjelaskan ketidakpercayaan Prabowo terhadap kapasitas Gibran bukan kali ini saja.
Menurutnya dalam beberapa kesempatan, keputusan Prabowo untuk tampil sendiri menjelaskan suatu permasalahan kepada publik, menunjukkan bahwa Prabowo memang belum mempercayai kapasitas Gibran secara penuh.
“Ketidakpercayaan itu juga (misalnya) terlihat dari Prabowo yang cenderung tampil sendiri, menjelaskan dan menjawab persoalan pemerintahan kepada publik.
Dalam banyak persoalan tersebut, Prabowo tidak pernah sekalipun meminta Gibran menjelaskan permasalahan pemerintah ke ruang publik. Sekali lagi, itu pertanda bahwa Prabowo memang belum percaya pada Gibran,” ujarnya.
Dalam survei Trust Indonesia yang dilakukan pada Maret lalu, ketidakpuasan key opinion leader atau para pakar terhadap Wapres Gibran memang jauh lebih tinggi daripada ketidakpuasan terhadap Presiden Prabowo.
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?