Lebih lanjut, Muslim mengungkapkan bahwa proyek yang diinisiasi pada era Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini tidak hanya menyisakan utang dengan jangka waktu hingga 60 tahun, tetapi juga diduga terdapat markup yang menyebabkan biaya pembangunannya menjadi lebih mahal dibandingkan dengan penerapan di negara lain.
"Proyek ini juga sangat dipaksakan tanpa mempertimbangkan masukan dari pihak-pihak lain," tambahnya.
Oleh karena itu, Muslim Arbi berharap agar kasus yang telah diusut KPK sejak Januari 2025 ini dapat segera membuahkan hasil dengan penangkapan aktor utama yang diduga bertanggung jawab atas beban utang negara tersebut.
"KPK segera menetapkan tersangka, pelakunya karena KPK mengaku telah mengusutnya sejak Januari 2025. Siapa pun dia, Jokowi atau Luhut sekalipun," pungkasnya.
Artikel Terkait
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK Lagi! Ini Daftar Pejabat yang Lanjutkan Tradisi Korupsi
OTT KPK di Tulungagung: Bupati Gatut Sunu Wibowo dan 15 Lainnya Ditangkap, Apa Modusnya?
Saiful Mujani Dilaporkan Makar ke Bareskrim: Ini Kronologi 4 Laporan yang Mengguncang
DPP AMAN Laporkan Saiful Mujani ke Polda Metro: Ini Dugaan Pelanggaran Hukum yang Dituduhkan