Baca Juga: Anjing Lato Dibunuh Secara Brutal di Solo Berbuntut Panjang, Bahkan Sampai Internasional
Namun, ada netizen dengan nama akun @cteiwnt “@polrestasurakarta bukti kalo di gigitnya ada pak? Upload aja pak” tulisnya.
Terkait peristiwa tersebut, Koordinator lapangan JAAN wilayah Jateng-Jatim, Mustika mengatakan, pihaknya ingin memberikan efek jera kepada mereka yang berbuat keji kepada hewan peliharaan.
Baca Juga: Netizen Dibuat Geram dengan Aksi Pembunuhan Anjing Lato di Kota Solo
"Kami ingin melihat adanya efek jera bagi penyiksa hewan yang lainnya yang mungkin sampai hari ini belum diketahui banyak masyarakat. Karena kami merasa malu Indonesia disoroti sebagai penyiksaan hewan terbesar di dunia," ujarnya saat berbincang dengan KilatSolo.com, Selasa (19/12/2023) malam.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: solo.kilat.com
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?