BUGUL KIDUL, Radar Bromo - Selain mengamankan Muji yang menjadi terduga pelaku, Satreskrim Polres Pasuruan Kota juga telah membawa jenazah untuk diotopsi di RS Bhayangkara Porong. Polisi langsung mendalami kasus ini.
Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Rudy Hidajanto mengatakan, setelah olah dan mengamankan TKP, pihaknya membawa pelaku untuk diperiksa.
Apa motif pembunuhan? Kata Rudy, belum mengarah ke perampokan. Sebab barang bukti milik korban belum ada yang diambil. Pemeriksaan sementara pelaku ada dendam lantaran sebelumnya sakit hati.
Di sisi lain, pihaknya juga memanggil sejumlah saksi. Di antaranya Ketua RW Kelurahan Bugul Lor Arif, Chusnul sekaligus pacarnya dan tiga saksi lainnya. Mereka sudah dimintai keterangan di ruang Pidum Mapolresta.
Dari kabar yang ada, motif sakit hati ini bisa jadi benar adanya. Bahkan ada kabar, Muji yang menjadi terduga pelaku, pernah melamar Chosidah namun ditolak.
Namun insiden ini memantik kesedihan. Tak terkecuali warga SMPN 1 Kota Pasuruan, yang kemarin datang ke rumah korban.
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?