“Katanya mau ke sawahnya dulu sebelum pulang, Mau melihat tanaman,” kata Sakri, Kades Sumberrejo.
Di saat yang sama, datanglah Yas bersama dua kawannya dengan mengendarai satu motor. Dengan berboncengan tiga, mereka berhenti dan mengincar motor Sugeng yang diparkir di dekat sawah.
Merasa aman, salah satu dari mereka langsung mengambil motor milik Sugeng. Tapi aksi itu ternyata diketahui Sugeng, yang spontan langsung lari mengejarnya.
Sugeng tak menyerah. Saat itu ada anak sekolah yang melintas. Sugeng lalu menghentikannya untuk meminta tolong mengejar pelaku.
Sugeng lalu mengendarai motor milik anak sekolah tersebut untuk mengejar pelaku.
Alhasil, aejar-kejaran pun terjadi. Sugeng berhasil membuntuti pelaku. Bahkan pengejaran terjadi sampai di depan wisata pemandian Banyubiru. Sugeng lalu menabrak motor miliknya, yang sudah dikuasai pelaku ditabrak.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radarbromo.jawapos.com
Artikel Terkait
Abdul Wahid Bongkar Kejanggalan Dakwaan KPK: OTT Rp800 Juta hingga Jatah Preman Tak Ada dalam Berkas!
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?