Hal ini ditandai dengan ratusan aksi teror yang dilakukan sepanjang tahun 2023 yang banyak menyebabkan puluhan warga sipil maupun aparat keamanan meninggal dunia,erta banyaknya kasus pengrusakan fasilitas umum di Papua.
Oleh sebab itu, pihaknya meminta kepada seluruh pihak baik aparat gabungan maupun masyarakat sipil untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan serta memberantas KST Papua.
Senada dengan Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad, Kapen Kogabwilhan III Kol.
Baca Juga: Koleksi Jam Tangan Rolex, Berikut Daftar Harga dan Seri-seri Produk Terbarunya di 2024 Ini
Czi Gusti Nyoman Suriastawa membenarkan adanya senjata api dan logistik yang diduga akan dipasok untuk KST Papua di wilayah pedalaman Papua.
Pihaknya mengatakan bahwa senjata api tersebut disita di sebuah bangunan di Kamp. Bandara Batas Batu.
Lebih lanjut, Kapen Kogabwilhan III Kol. Czi Gusti Nyoman Suriastawa mengatakan bahwa penyitaan tersebut bermula dari rencana aksi KST Papua yang ingin menyerang aparat keamanan.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: manggarainews.com
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?