polhukam.id, Denpasar – Kepala Kantor DPD RI Bali, Putu Rio, menerima aspirasi dari sekelompok umat Muslim di Denpasar yang menuntut pertanggungjawaban Senator Arya Wedakarna atas pernyataannya yang dianggap memecah belah keharmonisan umat.
Sebanyak 20 orang perwakilan umat Muslim Bali diajak berdiskusi dan menyampaikan aspirasi di Kantor DPD RI Bali.
Putu Rio berkomitmen untuk meneruskan aspirasi tersebut ke anggota DPD RI Arya Wedakarna (AWK) dan Sekjen DPD RI di Jakarta.
Baca Juga: Anggota Polisi Dikeroyok Pada Malam Tahun Baru, 4 Orang Ditangkap!!
"Pasti disampaikan, ini kan yang dituju beliau, saya akan sampaikan poin-poin dari semeton Muslim ke AWK dan sekjen sebagai atasan saya. Ini pun sudah koordinasi dengan pejabat-pejabat di Jakarta,” kata Rio.
Meskipun rencana kehadiran 200 orang dalam aksi ini telah disampaikan kepada senator AWK, Arya Wedakarna berhalangan hadir karena ada kegiatan di SMP 2 Marga, Tabanan.
Rio menegaskan bahwa keputusan dari anggota DPD RI bersifat kolegial, tetapi ucapan AWK yang dinilai menyinggung pihak tertentu bersifat pribadi, bukan atas nama institusi.
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?