polhukam.id, RAWAMANGUN -Indonesian Audit Watch (IAW) memberikan dukungan penuh terhadap kinerja Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang dipimpin oleh Ivan Yustiavandana.
Iskandar Sitorus, Sekretaris Pendiri IAW, menekankan pentingnya untuk membedakan narasi negatif yang mencoba mendeskriditkan kepala PPATK dengan kinerja.
"Kami mendesak agar Ivan meneruskan atas pengumuman kinerja PPATK itu dan sesegera memprosesnya melalui aparat hukum," tegas Iskandar.
"Meskipun kita mendukung kinerja PPATK, tentu jika ada tuduhan masalah lain yang uniknya muncul bersamaan dengan penguman kineehanya itu, maka hal tersebut harus dihadapi secara terpisah".
" Menurut kami, tidak seharusnya masalah pribadi malah bisa menciptakan bias atau mendistorsi terhadap kinerja PPATK. Terutama pada masa kampanye Pemilu saat ini," tambahnya.
Sebelumnya, PPATK mengungkapkan temuan transaksi keuangan mencurigakan senilai Rp51,4 triliun yang melibatkan 100 calon legislatif (caleg) yang akan bertarung dalam Pemilu 2024. Data Daftar Caleg Tetap (DCT) Pemilu 2024 menjadi dasar temuan tersebut.
Artikel Terkait
Buni Yani Tantang KPK: OTT Gencar Tapi Tak Berani Usut Jokowi dan Keluarga, Kenapa?
Dalang Pencurian Emas 774 Kg Dibebaskan Jadi Tahanan Rumah, Ini Fakta Hukum yang Bikin Geram!
OTT KPK di PN Depok: Kejar-Kejaran Malam Gelap & Tas Ransel Rp850 Juta di Lapangan Golf
BREAKING: KPK Geledah Kantor Bea Cukai Rawamangun, Ungkap Modus Suap Impor 6 Tersangka!