DLANGGU, Jawa Pos Radar Mojokerto – Dinilai rentan memicu masalah, riuh bising kendaraan berknalpot brong kini menjadi atesi aparat penegak hukum (APH).
Minggu (21/1) dini hari, Polsek Dlanggu menjaring enam kendaraan berknalpot brong. Dijatuhi sanksi tegas, satu motor di antaranya diamankan petugas lantaran terindikasi kendaraan bodong.
Ps Kapolsek Dlanggu Iptu MK Umam mengtakan, dalam patroli kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) ini, petugas gabungan TNI dan Polri menyasar kendaraan tidak sesuai standar yang melintas di Simpang Tiga Dlanggu.
Di persimpangan barat Pasar Dlanggu tersebut, sedikitnya lima motor dan satu mobil berknalpot brong dijaring petugas.
’’Sasarannya kendaraan berknalpot brong. Kegiatan ini kami laksanakan pada Sabtu (20/1) malam sampai Minggu (21/1) dini hari,’’ ujarnya.
Oleh petugas, para pengendara langsung diberi sanksi tegas di tempat. Selain diberi sanksi tilang, mereka wajib mengganti knalpot brong menjadi standar.
Tak lain, untuk memberikan efek jera bagi masing-masing pemilik kendaraan.
’’Kami tidak berikan ruang bagi mereka, jadi diwajibkan mengganti knalpot di tempat,’’ sebut Ps Kapolsek.
Artikel Terkait
KPK Telusuri Aset Ridwan Kamil Hingga Luar Negeri, Benarkah Terkait Korupsi Rp222 Miliar Bank bjb?
Buni Yani Tantang KPK: OTT Gencar Tapi Tak Berani Usut Jokowi dan Keluarga, Kenapa?
Dalang Pencurian Emas 774 Kg Dibebaskan Jadi Tahanan Rumah, Ini Fakta Hukum yang Bikin Geram!
OTT KPK di PN Depok: Kejar-Kejaran Malam Gelap & Tas Ransel Rp850 Juta di Lapangan Golf