"Melihat kronologis kematian korban, pelaku layak untuk dihukum mati. Semoga hukuman yang diterima oleh pelaku memberikan efek jera dan kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari."
Diberitakan sebelumnya, Iwan Sutrisman Telaumbanua (IST), warga Desa Lahusa Idanotae, Kecamatan Idanotae, Kabupaten Nias Selatan, yang pernah menjadi calon siswa (casis) bintara TNI Angkatan Laut (AL) tewas dibunuh oleh seorang personel TNI AL pada 24 Desember 2022.
Jenazahnya ditemukan dibuang di jurang kawasan Talawi Sawahlunto, Kota Padang, Sumatera Barat.
Keluarga Iwan tak bisa menahan tangis saat mengetahui putra mereka telah meninggal dunia, setelah lebih dari setahun kehilangan kontak.
Kesedihan mereka semakin dalam ketika mengetahui Iwan tewas karena dibunuh oleh Serda Pom Adan Aryan Marsal (AAM), seorang personel TNI AL yang bertugas di Lanal Nias.
Informasi tentang kematian Iwan Sutrisman diperoleh setelah sejumlah personel TNI AL Lanal Nias yang memberitahu keluarga bahwa Iwan telah meninggal dunia.
Keluarga sempat melaporkan hilangnya Iwan ke POM Lanal Nias pada 27 Maret 2024.
Sumber: Tribunnews
Artikel Terkait
Abdul Wahid Bongkar Kejanggalan Dakwaan KPK: OTT Rp800 Juta hingga Jatah Preman Tak Ada dalam Berkas!
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?