Nabiullina menyebut, sejauh ini, efek sanksi terhadap Rusia terbilang kurang akut dari yang diperkirakan. Salah satu indikasinya, ekspor Rusia tidak anjlok ke titik terendah.
"Ini menunjukkan kemampuan perusahaan kami untuk beradaptasi. Namun, terlalu dini untuk mengatakan, bahwa efek penuh sanksi telah terlihat. Kita belum dapat membuat kesimpulan dalam situasi perubahan struktural ekonomi seperti sekarang," papar Nabiullina.
Dia bilang, situasi global saat ini masih penuh ketidakpastian. Terus berkembang.
Apalagi, situasi transformasi struktural dalam perekonomian dan kemampuannya untuk bertransformasi, juga merupakan proses.
"Jadi, masih terlalu dini untuk membuat kesimpulan apa pun terkait hal ini," ulangnya lagi.
Sumber: rm.id
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!