BJP telah menangguhkan juru bicaranya Nupur Sharma dan memecat politisi lainnya Naveen Kumar Jindal. Keduanya melontarkan komentar yang menghina Nabi Muhammad, sehingga menyebabkan pertikaian diplomatik dengan beberapa negara Muslim.
Kelompok-kelompok Muslim menuntut penangkapan terhadap Sharma dan Jindal. Sementara beberapa kelompok Hindu garis keras mencap mereka sebagai politisi pemberani dan nasionalis.
Pada Minggu (12/6/2022), Jindal mengatakan keluarganya menghadapi ancaman terus menerus. Beberapa pengikut Jindal mengatakan sebuah bom mentah dijinakkan di dekat kediamannya di Ibu Kota New Delhi. Sejauh inj Perdana Menteri Modi belum mengomentari kerusuhan komunal tersebut.
Di negara bagian timur Bengal Barat, pihak berwenang memberlakukan undang-undang darurat yang melarang pertemuan publik di distrik industri Howrah hingga 16 Juni. Presiden Benggala Barat dari BJP menuduh negara tetangga Bangladesh menghasut kekerasan di negara bagian tersebut.
Pernyataan anti-Islam oleh dua politisi BJP telah membuat sejumlah negara Muslim geram. Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Oman, Iran yang merupakan mitra dagang utama India, mengajukan protes diplomatik untuk menuntut permintaan maaf dari pemerintah Modi atas komentar tersebut.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Gas Air Mata di Hari Raya: Serangan Israel ke Jamaah Sholat Idul Fitri di Al-Aqsa, Apa Motifnya?
F-35 AS Tertembak Iran? Fakta Mengejutkan di Balik Pendaratan Darurat yang Guncang Dunia
Serangan Rudal Israel Hancurkan Pusat Antariksa Iran: Dampak Mengerikan yang Dirahasiakan
Iran Tembak Mati! Ali Larijani Dibunuh Israel, Pemimpin Baru Tolak Damai & Ancang Perang Total