Politik Dua Kaki Saudi: MBS Serukan Solidaritas Muslim, Sementara Menhan Desak AS Serang Iran
Laporan eksklusif media Axios mengungkap perbedaan sikap tajam di internal Kerajaan Arab Saudi menyikapi ancaman serangan Amerika Serikat terhadap Iran. Menteri Pertahanan Saudi, Pangeran Khalid bin Salman (KBS), secara diam-diam mendesak AS untuk bertindak militer, berseberangan dengan seruan diplomasi dan solidaritas Muslim yang disampaikan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).
Peringatan Rahasia Menhan Saudi di Washington
Dalam sejumlah pengarahan tertutup di Washington DC akhir Januari 2026, Khalid bin Salman, yang juga adik kandung MBS, memperingatkan bahwa kegagalan AS menindaklanjuti ancaman militernya justru akan membuat Iran semakin berani dan kuat. Peringatan ini disampaikan kepada pakar dan perwakilan organisasi Yahudi, serta dalam pertemuan dengan pejabat senior AS seperti Menlu Marco Rubio dan Menhan Pete Hegseth.
Posisi KBS ini dinilai kontras dengan sikap hati-hati yang sebelumnya diambil kerajaan. Tiga pekan sebelumnya, MBS dikabarkan mendesak Presiden AS Donald Trump untuk menghindari aksi militer yang berisiko memicu konflik luas.
Komitmen Publik MBS: Tolak Gunakan Wilayah Saudi untuk Serang Iran
Di ruang publik, Arab Saudi justru menampilkan wajah yang berbeda. Dalam percakapan telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Mohammed bin Salman menegaskan penghormatan terhadap kedaulatan Iran. MBS secara eksplisit menyatakan Saudi "tidak akan mengizinkan penggunaan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya" untuk aksi militer pihak manapun terhadap Iran.
MBS menekankan dukungan bagi penyelesaian sengketa melalui dialog untuk keamanan dan stabilitas kawasan. Pernyataan ini dikeluarkan oleh Kantor Berita Saudi (SPA) dan disambut positif oleh Pezeshkian yang menyerukan persatuan negara-negara Muslim.
Analisis: Strategi Hedging Saudi di Tengah Ketegangan AS-Iran
Pakar Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran, Dina Sulaeman, menyoroti sikap ganda Riyadh ini sebagai strategi hedging atau upaya mengambil posisi aman di antara dua pihak yang berkonflik.
Artikel Terkait
Bill Gates & Dokumen Epstein: Fakta Mengejutkan Klaim Penyakit Kelamin yang Dibantah Tegas
10 Nama Besar yang Muncul dalam Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein: Dari Elon Musk hingga Pangeran Andrew
Iran Siapkan Ribuan Kuburan untuk Tentara AS: Persiapan Perang yang Bikin Dunia Bergetar
Trump Diingatkan Pentagon Siap Serang Iran: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?