Ini bukan pertama kalinya kondisi fisik Trump menjadi sorotan. Sebelumnya, video dari rapat kabinet juga menampilkan momen serupa di mana ia terlihat memejamkan mata, yang memicu tudingan bahwa ia tertidur.
Menanggapi hal ini, Trump pernah membantah dengan tegas. "Beberapa orang bilang dia memejamkan mata. Lihat, itu agak membosankan. Saya tidak tidur. Saya hanya memejamkan mata karena ingin segera keluar dari sana," ujarnya. Ia juga menambahkan, "Saya tidak banyak tidur."
Klaim Gedung Putih Soal Kesehatan Trump
Gedung Putih secara konsisten menyatakan bahwa Trump berada dalam kondisi kesehatan yang baik. Pemeriksaan medis terbaru disebut bersifat preventif dan menunjukkan kondisi jantung yang kuat. Memar yang pernah terlihat di tangannya juga dijelaskan sebagai efek samping konsumsi aspirin untuk pencegahan penyakit kardiovaskular.
Sebagai presiden tertua dalam sejarah Amerika Serikat yang masih aktif menjabat di usia 79 tahun, kondisi kesehatan Donald Trump terus menjadi bahan pengawasan dan perhatian publik yang intens.
Artikel Terkait
Trump Klaim Warga Iran Minta Dibombardir: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Lubang di Jalan Tol India Hidupkan Kembali Pasien Mati Otak: Kisah Mukjizat Medis yang Mengejutkan
Israel Hancurkan Jantung Ekonomi Iran: Dampak Miliaran Dolar & Bahaya Perang Baru!
Trump Ancam Hancurkan Iran dalam 4 Jam: Benarkah Butuh 100 Tahun untuk Pulih?