Trump Tuntut Deportasi Dua Anggota Kongres Demokrat, Ilhan Omar dan Rashida Tlaib
Panggung politik Amerika Serikat kembali memanas. Presiden Donald Trump secara terang-terangan menuntut agar dua anggota Kongres dari Partai Demokrat, Rashida Tlaib dan Ilhan Omar, segera dideportasi dari Amerika Serikat.
Pemicu Kontroversi: Teriakan di Tengah Pidato Kenegaraan
Reaksi keras Trump dipicu oleh aksi spontan kedua politisi Muslim tersebut yang meneriakinya saat ia menyampaikan pidato kenegaraan di Capitol, Selasa malam (24/2/2026). Melalui platform Truth Social, Trump meluapkan kemarahannya.
"Ketika orang bisa berperilaku seperti itu, sementara mereka adalah politisi curang dan korup yang buruk bagi negara, maka kita harus mengirim mereka kembali ke tempat asalnya secepat mungkin," tulis Trump, Rabu (25/2/2026). Ia menambahkan bahwa kehadiran keduanya hanya akan 'merusak Amerika Serikat'.
Isu Kematian di Tangan ICE Jadi Pemicu Amukan
Ketegangan memuncak saat Trump menyinggung kebijakan imigrasi dalam pidatonya. Meski telah diingatkan untuk tenang, emosi Ilhan Omar dan Rashida Tlaib tak terbendung. Mereka berteriak mengecam kematian warga AS dalam operasi agen imigrasi ICE.
"Anda telah membunuh warga Amerika!" teriak Omar, merujuk pada insiden tewasnya dua warga Minnesota, Alex Jeffrey Pretti dan Renee Good, yang tertembak petugas ICE saat melakukan protes pada Januari lalu.
Artikel Terkait
Iran Tuduh AS & Israel Pakai Propaganda Nazi Goebbels: Apa Target Sebenarnya di Balik Isu Nuklir?
Blok Sunni Baru Pimpinan Turki-Mesir: Ancaman Nuklir yang Lebih Menakutkan dari Iran bagi Israel?
Hegemoni AS Terbongkar: Alasan Israel Bebas Iuran Board of Peace yang Bikin Dunia Geram
Iran Kembangkan Rudal Jangkau AS? Ini Fakta dan Mobilisasi Militer AS yang Mencekam