Motor Listrik Emmo untuk Program MBG: Fakta White Labeling dan Isu TKDN 48,5%
Pengadaan 25 ribu unit motor listrik untuk operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan publik. Selain jumlahnya yang besar, kecepatan produksinya yang mencapai 21.801 unit dalam sekitar 11 bulan juga menimbulkan berbagai pertanyaan.
Isu White Labeling: Komponen Impor China dirakit di Indonesia?
Beredar dugaan kuat bahwa motor listrik merek Emmo ini merupakan hasil praktik white labeling. Artinya, sebagian besar komponennya diimpor dalam kondisi jadi dari China, kemudian dirakit di Indonesia oleh PT Yasa Artha Trimanunggal sebelum diberi label merek lokal.
Skema ini diduga menjadi alasan utama proses produksi yang sangat cepat, layaknya merakit komponen yang sudah siap pakai.
Klaim TKDN 48,5% dan Status Produk Dalam Negeri
Berdasarkan data e-katalog pemerintah, motor listrik Emmo untuk program MBG ini tercatat memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sekitar 48,5%. Secara regulasi, produk yang dirakit di dalam negeri dan memenuhi syarat TKDN dapat dikategorikan sebagai produk dalam negeri.
Artikel Terkait
Daun Pisang vs Plastik: Solusi Cerdas Gubernur DKI Saat Harga Plastik Naik 80%
Cara Download Video YouTube ke MP4/MP3 dengan 1 Klik: Gratis, Cepat & Tanpa Aplikasi!
Rismon Sianipar Bongkar Bukti Video AI, Ini Kata Pakar Forensik Soal Laporan JK ke Polisi
3 Hafiz 30 Juz dari Purwokerto Diterima di 10+ Kampus Top Dunia, Ini Rahasianya!