Serangan Presisi Iran Picu Kerugian Masif AS, Diduga Dilibatkan Intelijen Rusia
Markas Pusat Khatam al-Anbia Iran mengklaim serangan rudal dan drone presisi mereka dalam beberapa hari terakhir berhasil menghantam sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Klaim Korban Jiwa dan Kerusakan Material AS
Menurut laporan media Iran, serangan di Pangkalan Udara Al Dhafra, Uni Emirat Arab, mengakibatkan sedikitnya 200 tentara AS tewas atau terluka. Sementara di Bahrain, serangan terhadap Armada Kelima AS dilaporkan menewaskan 21 personel.
Kerugian material yang diderita AS juga disebut sangat besar. Sistem pertahanan udara canggih Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) milik Lockheed Martin dilaporkan hancur di tiga negara. Kehancuran ini dianggap sebagai pukulan telak bagi arsitektur keamanan AS di kawasan.
Artikel Terkait
Selat Hormuz Tetap Ramai: Blokade AS Gagal Hentikan 2.000 Kapal?
Trump Hapus Gambar AI Mirip Yesus: Klaim Dirinya Dokter atau Langgar Batas?
Mengapa USS George H.W. Bush Pilih Rute Panjang Afrika, Hindari Laut Merah?
Paus Leo XIV vs Trump: Saya Tidak Takut pada Gedung Putih - Ini Pernyataan Lengkapnya