Pihak CENTCOM menyebutkan bahwa penyebab pasti kecelakaan pesawat tanker KC-135 ini masih dalam proses penyelidikan mendalam. Namun, mereka telah menegaskan satu poin penting.
"Kehilangan pesawat itu bukan disebabkan oleh tembakan musuh maupun tembakan dari pihak sendiri (friendly fire)," tegas pernyataan tersebut.
Korban Jiwa dalam Operasi Gabungan Meningkat
Dengan insiden terbaru ini, total tentara AS yang tewas dalam operasi gabungan bersama Israel dilaporkan meningkat. Mengutip CBS News, jumlah korban jiwa kini mencapai 13 personel dengan rincian: 6 tentara tewas di Kuwait, 1 di Arab Saudi, dan 6 di Irak (dari insiden KC-135 ini).
Identitas keenam awak yang gugur belum diumumkan kepada publik. CENTCOM menyatakan identitas akan dirilis 24 jam setelah keluarga terdekat mereka mendapatkan pemberitahuan resmi.
Artikel Terkait
Video Netanyahu Deepfake Terbongkar! 3 Ciri AI Ini Buktikan Video Itu Palsu
Korban Luka Israel Tembus 3.000: Data Mengejutkan yang Ditahan dan Dampak Perang 14 Hari vs Iran
Mojtaba Khamenei Koma? Pesan Perang Pertamanya Guncang Timur Tengah
Misteri 4 Hari Netanyahu: Benarkah PM Israel Tewas Pasca Serangan Iran?