Laporan tersebut menyebutkan bahwa Iran masih memiliki persediaan ribuan rudal dan drone canggih. Senjata-senjata ini dinilai tetap menjadi ancaman serius bagi keamanan pasukan AS dan sekutunya yang berada di kawasan Timur Tengah.
Ancaman Nyata Rudal dan Drone Iran
Temuan ini sekaligus membantah klaim Trump yang menyatakan bahwa AS telah menguasai sepenuhnya wilayah udara Iran. Dengan kekuatan rudal dan drone yang masih tersisa, Iran dinilai masih memiliki kemampuan untuk melancarkan serangan dan mempertahankan fasilitas industri pertahanannya, termasuk pabrik-pabrik dan situs peluncuran rudal.
Laporan intelijen AS ini menggarisbawahi bahwa meskipun mendapat tekanan militer dan sanksi ekonomi, kemampuan ofensif Iran untuk terlibat dalam perang panjang masih tetap signifikan dan harus diwaspadai.
Artikel Terkait
Kongres AS Buka Suara: 11 Ilmuwan Misterius Tewas, Ada Apa di Balik Program Rahasia Pentagon?
Iran Tolak Damai, Trump Ancam Serang: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?
Blokade Trump vs Iran: Selat Hormuz Membara, Bisakah Perang Dicegah?
Gempa M7.4 Baru Saja Terjadi, BMKG Jepang Peringatkan: Bersiap untuk yang Lebih Dahsyat!