POLHUKAM.ID - Iran secara resmi membantah tuduhan dari Uni Emirat Arab (UEA) yang menuduh Teheran terlibat dalam serangan rudal dan drone yang menargetkan wilayah Emirat. Salah satu insiden yang dimaksud adalah serangan yang memicu kebakaran besar di Fujairah Oil Industry Zone.
Dilansir dari media pemerintah Iran, IRIB, pada Rabu, 6 Mei 2026, Juru Bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya menegaskan bahwa tidak ada operasi militer Iran yang menyasar UEA dalam beberapa hari terakhir. Ia menyatakan, "Tidak ada operasi semacam itu yang telah dilakukan." Ia juga menambahkan bahwa jika Iran benar-benar melancarkan serangan, tindakan tersebut akan diumumkan secara resmi dan transparan.
Iran menilai tuduhan dari UEA tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan hanya akan memperburuk ketegangan yang sudah meningkat tajam di kawasan Teluk. Ketegangan ini dipicu oleh konfrontasi terbuka antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Artikel Terkait
Trump Remehkan Iran: Hanya Punya Senjata Mainan, AS Siap Hancurkan Jika Langgar Gencatan Senjata
Eskalasi Baru! Iran Serang UEA, Israel Siagakan Seluruh Jet Tempur Hadapi Perang di Timur Tengah
2 Kapal AS Terjebak di Selat Hormuz: Iran Bantah Klaim Sukses Centcom, Situasi Genting!
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas