Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran

- Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:50 WIB
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran


POLHUKAM.ID - Pemerintah Amerika Serikat secara resmi membuka ratusan dokumen rahasia terkait fenomena UFO atau yang kini dikenal sebagai Unidentified Anomalous Phenomena (UAP). Pada Jumat, 8 Mei, Pentagon merilis lebih dari 160 file yang sebelumnya disimpan ketat oleh pemerintah dan kini dapat diakses publik melalui situs resmi.

Dokumen tersebut mencakup lebih dari 400 insiden misterius dari berbagai lokasi di dunia, mulai dari era 1940-an hingga laporan terbaru dalam beberapa tahun terakhir. Arsip ini berisi rekaman video militer, foto objek tak dikenal, laporan pilot, hingga kesaksian astronot program Apollo milik NASA.
Meskipun demikian, pemerintah AS menegaskan tidak ada bukti bahwa Amerika pernah berhubungan dengan makhluk luar angkasa atau menemukan tanda kehidupan alien di Bumi. Pentagon menyatakan seluruh dokumen yang telah dideklasifikasi kini tersedia di situs resmi pemerintah dan akan terus diperbarui secara bertahap.
Langkah ini diklaim sebagai bagian dari transparansi publik terhadap fenomena yang selama puluhan tahun memicu berbagai teori konspirasi. Salah satu dokumen yang paling menarik perhatian berasal dari misi Apollo 11 pada 1969. Astronot Buzz Aldrin melaporkan melihat kilatan kecil di dalam kabin pesawat saat mencoba tidur setelah perjalanan ke Bulan.
Dalam laporan lain, Aldrin juga menyebut adanya cahaya terang yang diduga berasal dari sumber laser. Sementara itu, astronot Apollo 12 Alan Bean melaporkan melihat kilatan cahaya yang meluncur ke luar angkasa.
Pada misi Apollo 17 tahun 1972, kru terakhir yang menginjak Bulan mengaku melihat partikel cahaya terang yang berputar di kejauhan. Astronot Harrison Schmitt menggambarkan fenomena itu seperti perayaan kembang api Fourth of July.
Selain arsip NASA, Pentagon juga membuka rekaman dari sensor inframerah militer AS yang memperlihatkan objek bercahaya dengan bentuk tidak biasa. Namun, sebagian besar video disebut buram dan sulit diidentifikasi.
Beberapa laporan ternyata berhasil dijelaskan secara ilmiah. Salah satunya adalah insiden pada 1948 di Belanda ketika kru militer melihat objek bergerak cepat di ketinggian 30 ribu kaki. Setelah penyelidikan, objek itu disimpulkan sebagai jet eksperimental dengan bantuan roket. Namun, sejumlah kasus lain masih belum memiliki penjelasan resmi.
Salah satunya adalah laporan pada 2023 dari operator drone di lokasi uji coba militer AS yang melihat benda logam abu-abu tanpa sayap dan tanpa jejak mesin. Objek bercahaya itu disebut bergerak cepat sebelum menghilang dalam hitungan detik.
Pentagon mengatakan beberapa bagian dokumen disensor demi melindungi identitas saksi, lokasi fasilitas pemerintah, dan informasi sensitif militer. Presiden Donald Trump sebelumnya telah menjanjikan pembukaan dokumen UFO tersebut.
Pemerintah AS bahkan membentuk program khusus bernama PURSUE atau Presidential Unsealings and Reporting System for UAP Encounters untuk mengelola pelepasan arsip tersebut. Meskipun dokumen kini dibuka ke publik, pemerintah AS mengakui banyak materi belum dianalisis secara menyeluruh untuk memastikan penjelasan dari berbagai fenomena anomali tersebut.

Komentar