"Rusia menggunakan setiap senjata yang tersedia… dan tidak pandang bulu apakah targetnya militer atau bukan –sekolah, taman kanak-kanak, lembaga kebudayaan," kata dia di televisi.
"Semuanya dihancurkan. Ini adalah kebijakan bumi hangus," katanya.
Pasukan Rusia berusaha mengepung Lysychansk, kata staf umum angkatan bersenjata Ukraina, Rabu.
Di wilayah Dnipropetrovsk, Gubernur Valentyn Reznychenko mengatakan mayat seorang pria dan seorang wanita telah ditemukan terkubur di bawah reruntuhan kantor perusahaan angkutan yang terhantam rudal Rusia pada Selasa.
Rusia membantah telah mengincar warga sipil selama empat bulan agresi militernya di Ukraina.
Rusia tak mengendurkan serangan ke Ukraina, meski negara yang diserang masih menerima tamu kenegaraan, termasuk Presiden Jokowi.
Rombongan Jokowi dan Ibu Negara Bu Iriana berada di Ukraina, termasuk mengunjungi Kota Irpin. Bangunan di kota itu banyak yang hancur setelah menjadi sasaran Rusia.
"Saya melihat kerusakan di Kota Irpin. Saangat menyedihkan. Banyak sekali rumah dan infrastruktur yang rusak," kata Jokowi.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
CIA Senjatai Milisi Kurdi untuk Iran: Benarkah Pemberontakan Baru Akan Dimulai?
Scott Ritter Bongkar Skema Jebakan Martir Iran: Kematian Khamenei Justru Permainan Akhir yang Jenius?
Militer AS & Nubuat Akhir Zaman: Benarkah Perang Iran Dianggap Jalan Turunnya Yesus?
Mengapa AS Bisa Kalah Perang Melawan Iran? Analisis Prof Jiang Xueqin yang Mengejutkan