Namun dalam reaksi cepat terhadap protes yang belum pernah terjadi sebelumnya itu, Mirziyoyev mengatakan, bahwa perubahan mengenai statusnya harus dibatalkan dari reformasi yang diusulkan.
"Draf norma status hukum Republik Karakalpakstan perlu dibiarkan tidak berubah,” katanya seperti dilansir laman Anadolu Agency, Ahad (3/7/2022), .
"Kita pasti akan membangun Uzbekistan baru dan Karakalpakstan baru bersama-sama," ujarnya menambahkan.
Karakalpakstan adalah sebuah republik otonom yang menampung orang-orang Karakalpak. Karakalpak merupakan sebuah kelompok etnis minoritas dengan bahasanya sendiri.
Perubahan mengenai Karakalpakstan adalah bagian dari reformasi konstitusi yang lebih luas yang diusulkan oleh Mirziyoyev, yang juga mencakup penguatan hak-hak sipil dan perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tujuh tahun dari lima tahun.
Jika reformasi didukung dalam referendum yang direncanakan, maka aturan baru akan mengatur ulang hitungan masa jabatan Mirziyoyev dan memungkinkan dia mencalonkan diri untuk dua periode lagi.
Sumber: m.republika.co.id
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar