Kedatangan Biden itu membawa pesan yang jelas bagi China, yaitu jangan coba-coba meniru aksi Rusia di Ukraina terhadap negara mana pun, khususnya Taiwan.
Hal itu disampaikan oleh Michael Green, Spesialis Asia di Center for Strategic and International Studies, sebuah wadah pemikir (think-tank) berbasis di Washington.
Meskipun begitu, sebenarnya AS tak punya nilai tukar yang benar-benar bisa membuat China tunduk.
Sebab, China merupakan mitra dagang terbesar banyak negara, termasuk Jepang dan Korea Selatan. AS bahkan kalah dari China dengan selisih yang jauh.
Pemerintahan Biden juga terlihat tak punya rencana khusus untuk merespons jika Beijing merebut Taiwan.
Tak hanya itu, AS juga tak bisa apa-apa untuk mengantisipasi resesi global akibat kebijakan “nol covid” dan lockdown yang dilakukan China.
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar