Kedatangan Biden itu membawa pesan yang jelas bagi China, yaitu jangan coba-coba meniru aksi Rusia di Ukraina terhadap negara mana pun, khususnya Taiwan.
Hal itu disampaikan oleh Michael Green, Spesialis Asia di Center for Strategic and International Studies, sebuah wadah pemikir (think-tank) berbasis di Washington.
Meskipun begitu, sebenarnya AS tak punya nilai tukar yang benar-benar bisa membuat China tunduk.
Sebab, China merupakan mitra dagang terbesar banyak negara, termasuk Jepang dan Korea Selatan. AS bahkan kalah dari China dengan selisih yang jauh.
Pemerintahan Biden juga terlihat tak punya rencana khusus untuk merespons jika Beijing merebut Taiwan.
Tak hanya itu, AS juga tak bisa apa-apa untuk mengantisipasi resesi global akibat kebijakan “nol covid” dan lockdown yang dilakukan China.
Artikel Terkait
Bunga Kuning Mekar di Makam Gaza: Tanda Alam yang Bikin Haru dan Penasaran, Ini Maknanya!
Momen Terakhir Ali Khamenei Terekam CCTV: Ini Aktivitas yang Dilakukan Sebelum Syahid
Israel Ancam Bunuh Tokoh Iran Lainnya: Target Baru IDF Terungkap!
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?