Menurut Green, Biden hanya punya dukungan kuar dari Seoul dan Tokyo untuk mengantisipasi langkah China.
"Presiden Biden beruntung mendapatkan mitra-mitra seperti Jepang dan Korsel," ujar Green, dilansir dari Antara, Jumat (20/5/2022).
Seperti diketahui, perjalanan ke Asia itu menjadi kunjungan Biden yang pertama sebagai presiden AS. Dia akan berangkat pada Kamis (19/5/2022) untuk perjalanan selama lima hari.
Biden akan bertemu dengan presiden baru Korsel Yoon Suk-yeol di Seoul dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida di Tokyo.
Kedua pemimpin Asia itu sama-sama khawatir dengan Korea Utara dan China. Seoul dan Tokyo sama-sama berniat untuk memperkuat aliansi dengan Washington.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Bunga Kuning Mekar di Makam Gaza: Tanda Alam yang Bikin Haru dan Penasaran, Ini Maknanya!
Momen Terakhir Ali Khamenei Terekam CCTV: Ini Aktivitas yang Dilakukan Sebelum Syahid
Israel Ancam Bunuh Tokoh Iran Lainnya: Target Baru IDF Terungkap!
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?