Mekanisme, menurut Haqqani, dikaitkan dengan aturan berpakaian sekolah, menjelaskan bahwa pendidikan harus didasarkan pada "budaya" Afghanistan dan "aturan dan prinsip Islam".
Dalam sebuah dekrit baru-baru ini, rezim Taliban melarang siswa perempuan di atas kelas enam untuk berpartisipasi di kelas mereka.
Gadis-gadis itu selanjutnya disuruh tinggal di rumah sampai Imarah Islam mengumumkan keputusan selanjutnya.
Haqqani juga mengatakan bahwa rezim Taliban sedang mencari "hubungan baik dengan AS dan komunitas internasional."
Menanggapi pertanyaan apakah pasukannya masih menganggap AS sebagai musuh, mengatakan bahwa mereka tidak "melihat mereka (AS) sebagai musuh".
“Kami berkomitmen pada perjanjian Doha, dan menginginkan hubungan dengan AS berdasarkan prinsip dan norma diplomatik,” tegas dia.
Taliban menguasai Afghanistan setelah penarikan pasukan Amerika pada Agustus tahun lalu.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!