POLHUKAM.ID - Sebuah video yang memperlihatkan Bos Wagner, Yevegeny Prigozhin berada di Afrika, hanya beberapa hari sebelum kematiannya tersebar di media sosial.
Video pendek itu baru dirilis oleh Grey Zone, saluran Telegram yang terafiliasi dengan Wagner pada Kamis (31/8).
Dalam video tersebut, Prigozhin mengaku sedang berada di Afrika. Dia mencoba mematahkan berbagai spekuasi buruk tentang dirinya dan kelompoknya setelah kudeta gagal Juni lalu.
"Bagi mereka yang mendiskusikan apakah saya masih hidup atau tidak, bagaimana kabar saya. Saat ini adalah akhir pekan, paruh kedua Agustus 2023, saya berada di Afrika,” ujarnya, seperti dimuat The Star.
Dia menegaskan bahwa dirinya dalam keadaan baik, dan orang-orang tidak perlu lagi mengkhawatirkannya.
Artikel Terkait
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Iran vs AS Baku Tembak di Selat Hormuz: 6 Kapal Militer Hancur, Trump Beri Perintah Evakuasi
Rudal Hoot Iran: Senjata Bawah Laut 200 Kg yang Bikin Kapal Musuh Hancur Sekejap
Blokade AS Gagal Total? Iran Buka Suara soal Skenario Perang di Selat Hormuz