POLHUKAM.ID - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim bertemu dengan Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan di sela-sela menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, AS, Rabu (20/9/2023).
Kedua pemimpin sepakat melakukan kerja sama lebih kuat dalam menangani sentimen Islamofobia dan rasisme yang semakin menggila di negara-negara Barat.
PM Anwar menyebut bahwa dirinya dan Presiden Erdogan memiliki pemikiran yang sama bahwa usaha memberikan penjelasan perlu digiatkan lagi.
Ia mengatakan jika isu mengenai Islam ini tidak berakhir maka hasilnya sangat buruk untuk masa depan, khususnya bagi generasi akan datang.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Malaysia Zambry Abd Kadir mengatakan pertemuan kedua pemimpin dan sahabat itu telah menghasilkan sebuah kolaborasi yang sangat berarti untuk kepentingan masyarakat dan dunia, serta meningkatkan lagi upaya membendung sentimen Islamofobia yang semakin meningkat.
Selain itu, menurut Zambry, keduanya juga menyentuh isu Palestina yang tidak menemukan jalan penyelesaian lebih dari 75 tahun.
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Jantung Israel Jika AS Berani Menyerang: Apakah Perang Besar Tak Terhindarkan?
Bill Gates & Dokumen Epstein: Fakta Mengejutkan Klaim Penyakit Kelamin yang Dibantah Tegas
Dibalik Panggung Saudi: MBS & Adiknya Berebut Pengaruh, Siapa yang Akan Menang?
10 Nama Besar yang Muncul dalam Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein: Dari Elon Musk hingga Pangeran Andrew