POLHUKAM.ID - Sejumlah masyarakat dunia memboikot McDonald's atau McD usai perusahaan tersebut memberi makanan gratis kepada tentara dan warga Israel. Pemberian makanan itu di tengah memanasnya konflik Hamas-Israel di Jalur Gaza.
Mengutip News Week, Minggu (15/10), sejumlah pengguna X mengkritik waralaba itu. Salah satunya berisi kecaman karena McD ikut terlibat dalam konflik.
"McDonald's menyediakan makanan gratis kepada IDF, (pasukan militer Israel). Mari kita boikot McDonald's karena mendukung perusahaan yang terlibat dalam konflik adalah hal yang salah, terutama jika menyangkut hilangnya nyawa orang yang tidak bersalah," cuit pengguna X.
Tak hanya itu, ada pula unggahan poster berisi seruan mendukung kesadaran dan akuntabilitas. Dalam hal ini, McD diminta untuk lebih adil.
"Mari kita tingkatkan kesadaran dan dorong akuntabilitas dari merek-merek ini. Ingat, suara dan tindakan setiap individu dapat membuat perbedaan dalam membentuk dunia yang lebih adil," demikian isi poster tersebut.
Artikel Terkait
Ledakan di Kabul 2026: Pakistan Bombardir Afghanistan, Gencatan Senjata Hancur!
Trump Tuntut Deportasi Anggota Kongres AS: Mungkinkah Hukum Dikalahkan?
Iran Tuduh AS & Israel Pakai Propaganda Nazi Goebbels: Apa Target Sebenarnya di Balik Isu Nuklir?
Blok Sunni Baru Pimpinan Turki-Mesir: Ancaman Nuklir yang Lebih Menakutkan dari Iran bagi Israel?