Sebelumnya, analis militer Ejaz Haider mengatakan pasukan darat Israel merangsek ke Gaza dari berbagai arah untuk mengepung lokasi yang diduka markas milisi Hamas
"Gagasannya bisa jadi dengan pasukan cadangan yang dikerahkan, bukan hanya memenuhi area dengan kekuatan senjata yang dilancarkan lewat rudal dan artileri, tapi juga dipadati dengan pasukan," tutur Haider kepada Al Jazeera.
"Satu hal yang dilakukan militer adalah bertempur sesuai cara mereka dilatih. Tapi jika pertempuran berlarut-larut dan gagal dalam penilaian awal mengenai kekuatan musuh, mereka harus berinovasi," ujarnya lagi.
Meski demikian, Haider mewanti-wanti pasukan Israel bisa terjebak dengan taktik Hamas.
"Bagi Hamas, menyeret mereka masuk (ke Gaza) adalah cara yang bisa menimbulkan kerusakan maksimal, setidaknya secara teori, pada pasukan Israel," tutur Haider.
Sumber: cnnindonesia
Artikel Terkait
Bumi Kehilangan Gravitasi 7 Detik di 2026? Ini Fakta Sains yang Mengejutkan!
Dewan Perang Rahasia Eropa: Benarkah Elite Eropa Bersiap Hadapi Perang Dunia 3?
Jerman Kembali Jadi Raksasa Militer Eropa: Strategi Rahasia & Target 260.000 Pasukan yang Bikin Rusia Waswas
Tragis! 21 Tewas dalam Tabrakan Maut Kereta Cepat Spanyol, Diduga Akibat Anjlok di Adamuz