Sebelumnya, analis militer Ejaz Haider mengatakan pasukan darat Israel merangsek ke Gaza dari berbagai arah untuk mengepung lokasi yang diduka markas milisi Hamas
"Gagasannya bisa jadi dengan pasukan cadangan yang dikerahkan, bukan hanya memenuhi area dengan kekuatan senjata yang dilancarkan lewat rudal dan artileri, tapi juga dipadati dengan pasukan," tutur Haider kepada Al Jazeera.
"Satu hal yang dilakukan militer adalah bertempur sesuai cara mereka dilatih. Tapi jika pertempuran berlarut-larut dan gagal dalam penilaian awal mengenai kekuatan musuh, mereka harus berinovasi," ujarnya lagi.
Meski demikian, Haider mewanti-wanti pasukan Israel bisa terjebak dengan taktik Hamas.
"Bagi Hamas, menyeret mereka masuk (ke Gaza) adalah cara yang bisa menimbulkan kerusakan maksimal, setidaknya secara teori, pada pasukan Israel," tutur Haider.
Sumber: cnnindonesia
Artikel Terkait
Misteri di Balik Kebijakan Trump: Benarkah Keyakinan Akhir Zaman Evangelis Picu Perang dengan Iran?
Trump Klaim Iran Menyerah dan Minta Maaf: Benarkah Dominasi Timur Tengah Telah Berakhir?
Iran Serang Pangkalan AS: Intel Rusia Diduga Jadi Kunci Serangan Presisi yang Tewaskan Ratusan Personel
Israel Sensor Data Korban? Fakta Mengejutkan dari Bunker 100 Kaki Akibat Rudal Iran