“Mukhabarat di Mesir akan mendapatkan orang tuamu. Apakah ayahmu menyukai kuku jarinya? Mereka akan mengeluarkannya satu per satu," ujar Seldowitz kepada penjual Muslim tersebut.
Seldowitz juga melontarkan komentar-komentar yang menghina Nabi Muhammad dan mengolok-olok Alquran. Dalam wawancara dengan Daily Beast, Seldowitz menolak disalahkan atas ujaran kebencian yang dia lontarkan. Dia menuduh penjual makanan itu memulai konfrontasi terlebih dahulu, kemudian Seldowitz menanggapinya. Ia juga mengaku menyesal atas ujaran kebencian yang dia lontarkan.
“Saya menyesali semua yang terjadi dan saya minta maaf. Tapi tahukah Anda, di saat yang panas, saya mengatakan hal-hal yang mungkin seharusnya tidak saya katakan," ujar Seldowitz.
Stuart Seldowitz menjabat sebagai penjabat direktur Direktorat Dewan Keamanan Nasional Asia Selatan pada awal tahun 2000-an. Menurut profil di LinkedIn, Seldowitz menjabat posisi tersebut dari Februari 2009 hingga Januari 2011 pada masa pemerintahan mantan presiden Barack Obama.
Seldowitz juga bekerja sebagai pejabat politik senior di Kantor Urusan Israel dan Palestina di Departemen Luar Negeri. Sebelumnya pada Selasa, Gotham Government Relations, sebuah perusahaan lobi yang berbasis di Washington DC, mengumumkan bahwa mereka telah memutuskan hubungan dengan Seldowitz setelah video tersebut viral di media sosial.
"Gotham Government Relations telah mengakhiri semua afiliasi dengan Stuart Seldowitz, seorang individu yang tidak berkontribusi pada pekerjaan kami selama bertahun-tahun. Video tindakannya keji, rasis, dan merendahkan martabat standar yang kami praktikkan di perusahaan kami," kata pernyataan Gotham Government Relations.
Sumber: inilah
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar