polhukam.id - Singapura dan Amerika Serikat memiliki komitmen bersama untuk menjaga kawasan Indo-Pasifik.
Untuk memperkuat langkah strategis pertahanan di kawasan Indo-Pasifik, Singapura berencana akan memiliki sebuah detasemen permanen di Guam berkat bantuan Amerika Serikat.
Nantinya, detasemen permanen yang akan dibangun Amerika Serikat di Guam bakal menampung sejumlah jet tempur milik Singapura.
Baca Juga: Perang Ukraina Akhirnya Buat AS Bangkrut? Gedung Putih Mengaku Kehabisan Dana
Dilansir polhukam.id dari laman Defence Security Asia, Angkatan Udara Amerka Serikat atau United States Air Force (USAF) berjanji akan meningkatkan fasilitas infrastruktur bagi Angkatan Udara Singapura (RSAF) dalam rangka penjagaan kawasan Indo-Pasifik.
Pihak USAF mengungkapkan, kompleks Pangkalan Angkatan Udara Andersen akan menjadi lokasi pembangunan detasemen permanen di Guam untuk kebutuhan RSAF.
Dipilihnya kompleks Pangkalan Angkatan Udara Andersen oleh USAF melalui berbagai evaluasi yang cukup panjang.
Artikel Terkait
Ancaman Trump ke Iran: Serangan Brutal Siap Dilancarkan Jika Tak Teken Kesepakatan
UFO Files Resmi Dirilis! Astronot Apollo Akui Keberadaan Makhluk Asing di Bulan – Ini Buktinya
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu