Paramedis menyelamatkan seorang wanita terluka yang terjebak di ambulans saat banjir akibat hujan lebat di kamp pengungsi Jabalia, di Jalur Gaza.
Sementara itu, tembakan artileri ganas zionis juga terjadi di Rafah yang memangsa para wanita dan kanak-kanak.
Rezim zionis juga menembaki 2 rumah di Rafah, selatan Gaza, yang membuat lebih 27 orang syahid.
Sedangkan, pelayanan kesehatan di Jalur Gaza kini sama sekali tidak maksimal bagi seluruh pasien.
Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengatakan bahwa banyak rumah sakit yang rusak akibat agresi Israel.
"Layanan medis tidak lagi tersedia di bagian utara Jalur Gaza akibat serangan teroris zionis yang sedang berlangsung," kata Menteri Kesehatan Palestina.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: orbid.id
Artikel Terkait
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?
Iran Tolak Mentah-Mentah! Ini Alasan Pengayaan Uranium Tak Bisa Ditawar AS di Oman
Dokumen FBI Bocor: Ternyata Ini Peran Sebenarnya Jeffrey Epstein untuk Mossad