Paramedis menyelamatkan seorang wanita terluka yang terjebak di ambulans saat banjir akibat hujan lebat di kamp pengungsi Jabalia, di Jalur Gaza.
Sementara itu, tembakan artileri ganas zionis juga terjadi di Rafah yang memangsa para wanita dan kanak-kanak.
Rezim zionis juga menembaki 2 rumah di Rafah, selatan Gaza, yang membuat lebih 27 orang syahid.
Sedangkan, pelayanan kesehatan di Jalur Gaza kini sama sekali tidak maksimal bagi seluruh pasien.
Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengatakan bahwa banyak rumah sakit yang rusak akibat agresi Israel.
"Layanan medis tidak lagi tersedia di bagian utara Jalur Gaza akibat serangan teroris zionis yang sedang berlangsung," kata Menteri Kesehatan Palestina.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: orbid.id
Artikel Terkait
Bunga Kuning Mekar di Makam Gaza: Tanda Alam yang Bikin Haru dan Penasaran, Ini Maknanya!
Momen Terakhir Ali Khamenei Terekam CCTV: Ini Aktivitas yang Dilakukan Sebelum Syahid
Israel Ancam Bunuh Tokoh Iran Lainnya: Target Baru IDF Terungkap!
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?