polhukam.id - Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) berhasil melakukan uji coba mesin roket rotating detonation (RDE).
Uji coba yang dilakukan di Marshall Space Flight Center, Alabama, Amerika Serikat ini berhasil mencapai durasi pembakaran selama 251 detik dan menghasilkan daya dorong lebih dari 5.800 pon.
Mesin RDE menggunakan fenomena pembakaran supersonik yang disebut detonasi.
Detonasi adalah proses pembakaran yang sangat cepat dan menghasilkan lebih banyak daya dorong serta lebih sedikit bahan bakar daripada mesin roket konvensional.
Baca Juga: Penemuan Terbaru! Planet Berbatu Mirip Bumi Ditemukan oleh Teleskop Webb NASA
Mesin RDE yang diuji coba oleh NASA ini terbuat dari 3D printing menggunakan bahan copper-alloy yang disebut GRCop-42.
Bahan ini dapat menahan suhu dan tekanan tinggi yang dihasilkan oleh detonasi.
Artikel Terkait
Intelijen AS Bocorkan Fakta Mengejutkan: Iran Masih Punya Ribuan Rudal & Drone untuk Perang Jangka Panjang
Kongres AS Buka Suara: 11 Ilmuwan Misterius Tewas, Ada Apa di Balik Program Rahasia Pentagon?
Iran Tolak Damai, Trump Ancam Serang: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?
Blokade Trump vs Iran: Selat Hormuz Membara, Bisakah Perang Dicegah?