Di Tiongkok, tren perkembangan AI, khususnya large language model dan daya komputasi yang dikembangkan secara independen, berjalan semakin pesat. Namun, potensi industri domestik masih belum tergarap dengan baik.
Setelah insentif kebijakan yang mendukung tren ini hadir dan mendorong lingkungan kondusif bagi inovasi yang berorientasi pada AI, investor dapat menangkap berbagai peluang dari ETF bertema AI untuk berinvestasi pada perusahaan-perusahaan yang memimpin revolusi kecerdasan buatan.
Berdiri pada 2001, E Fund Management Co., Ltd. ("E Fund") adalah pengelola investasi terkemuka dan terlengkap di Tiongkok dengan dana kelolaan yang bernilai hampir RMB 3 triliun (US$ 420 miliar)*. E Fund menawarkan solusi investasi bagi klien dalam dan luar negeri, serta membantu klien mencapai kinerja investasi jangka panjang secara berkelanjutan.
Baca Juga: Danrem 174/ATW Pimpin Upacara Penerimaan Dan Pelepasan Satgas Pam Obvitnas PT. Freeport Indonesia
Klien E Fund mencakup investor individu dan institusi, mulai dari bank sentral, pengelola dana investasi nasional (sovereign wealth fund), pengelola dana jaring pengaman sosial (social security), pengelola dana pensiun, perusahaan asuransi dan reasuransi, hingga korporasi dan bank.
Berorientasi jangka panjang, E Fund bergerak dalam bisnis pengelolaan dana investasi sejak terbentuk pertama kalinya. E Fund juga berpegang pada keunggulan riset mendalam dan periode investasi. Lebih lagi, E Fund menjadi pionir dan praktisi terkemuka dalam bidang investasi bertanggung jawab di Tiongkok, bahkan dikenal luas sebagai salah satu pengelola dana investasi asal Tiongkok yang paling tepercaya dan terbaik. (lan)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: pontianaknews.com
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!