Pada sidang Dewan Keamanan PBB yang diadakan secara mendadak, sebagian besar anggota dewan, seperti Amerika Serikat, Perancis dan Inggris, mengutuk serangan yang dilancarkan Rusia tersebut.
Duta Besar Rusia untuk PBB, Vasily Nebenzya, mengatakan Moskow hanya menyerang infrastruktur militer dan sistem pertahanan udara Ukraina bertanggung jawab atas jatuhnya korban sipil.
Angkatan Udara Ukraina mengatakan pihaknya menembak jatuh 87 rudal jelajah dan 27 drone dari total 158 serangan udara yang ditembakkan oleh Rusia.
Baca Juga: IRGC Ancam Israel dengan Mengatakan Iran akan Meratakan Tel Aviv Jika Mereka Berani Lakukan Hal ini
Menteri Pertahanan Ukraina, Rustem Umerov mengklaim bahwa serangan udara Rusia ini sebagai serangan udara paling masif dalam perang tersebut dengan melibatkan 18 pembom strategis.
Kementerian Dalam Negeri Ukraina menyebutkan jumlah korban tewas sebanyak 30 orang dan 160 orang lebih mengalami luka-luka.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: wowbabel.com
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!