polhukam.id - ISRAEL menyatakan siap mengizinkan kapal-kapal mengirimkan bantuan ke Jalur Gaza yang dilanda perang "segera" sebagai bagian dari usulan koridor laut dari Siprus.
Hal ini dikatakan Menteri Luar Negeri Israel pada Minggu, seraya menyebutkan empat negara Eropa sebagai calon peserta.
Jika rencana tersebut terlaksana, maka ini akan menandai pelonggaran pertama blokade laut Israel yang diberlakukan di Gaza pada tahun 2007 setelah Hamas menguasai wilayah kantong Palestina.
Baca Juga: Mantan Menteri Palestina Tewas Karena Serangan Israel di Kamp Pengungsi Al Maghazi
Berdasarkan pengaturan yang pertama kali diusulkan oleh Nicosia pada bulan November, kargo akan menjalani pemeriksaan keamanan di pelabuhan Larnaca di Siprus sebelum diangkut ke pantai Gaza.
Pantai ini berjarak 370 km daripada melalui negara tetangga Mesir atau Israel.
Israel menggambarkan koridor tersebut sebagai cara untuk mengakhiri hubungan sipilnya dengan Gaza.
Artikel Terkait
Kode HTML Kosong? Ini Rahasia Menulis Artikel yang Tak Terbaca Mesin Pencari!
Stadion Langit NEOM: Fakta Mencengangkan di Balik Stadion Gantung 350 Meter untuk Piala Dunia 2034
46 Anak Gaza Tewas dalam 12 Jam: Ini Serangan Mematikan Israel Sejak Gencatan Senjata
45 Tewas dalam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Korban Didominasi Perempuan dan Anak-anak