Sejak merebut kekuasaan pada Agustus tahun lalu, Taliban telah mengembalikan keuntungan marginal yang dibuat oleh perempuan selama dua dekade intervensi AS di Afghanistan.
"Pendidikan adalah hak saya! Buka kembali sekolah!" teriak para pengunjuk rasa, dilansir dari Alarabiya, Selasa (31/5/2022).
Banyak dari wanita-wanita itu mengenakan cadar saat mereka berkumpul di depan kementerian pendidikan.
Mereka berharap suara-suara teriakannya ini dapat mewakili seluruh wanita Afghanistan yang ingin kembali mendapatkan hak-haknya yang dirampas oleh Taliban dengan mengatasnamakan agama.
Peserta demonstran berbaris beberapa ratus meter sebelum mereka terusir. Pihak berwenang mengerahkan pejuang Taliban dengan pakaian biasa untuk mengakhiri aksi unjuk rasa tersebut.
Artikel Terkait
Iran Siapkan 1 Juta Pasukan: Neraka Historis Menanti AS Jika Invasi Darat Terjadi
Iran Kerahkan 1 Juta Tentara: Apa yang Akan Terjadi Jika AS Invasi Darat?
Bunga Kuning Mekar di Makam Gaza: Tanda Alam yang Bikin Haru dan Penasaran, Ini Maknanya!
Momen Terakhir Ali Khamenei Terekam CCTV: Ini Aktivitas yang Dilakukan Sebelum Syahid