Permohonan ini diungkapkan di hari ulang tahun ke-39 Mary Jane Veloso.
Pihak keluarga juga mengirim surat terpisah kepada Presiden Filipina Ferdinand Marcos, dengan harapan agar pemerintah Filipina dapat turut memperjuangkan kasus Veloso.
"Anda adalah satu-satunya harapan kami," demikian bunyi surat yang ditujukan kepada Marcos.
Meski pertemuan antara Jokowi dan Marcos terjadi, baik keduanya maupun pernyataan resmi tidak menyentuh masalah ini.
Tidak diketahui apakah surat tersebut dibahas dalam pertemuan atau apakah Jokowi telah menerima surat permohonan tersebut.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: rumahberita.co.id
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!