MANILA, suaramerdeka-banyumas.com - Presiden Joko Widodo dan Ferdinand Marcos Jr menyepakati tiga bidang kerja sama yang akan diperkuat oleh Indonesia dan Filipina.
Kerjasama itu dikemukakan saat peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Filipina, di Istana Malacañang, Manila, Filipina, Kamis, 11 Januari 2024.
Kerjasama yang diperkuat antara lain, pertama, di bidang politik dan keamanan, keduanya sepakat untuk memperkuat kerja sama perbatasan.
Presiden Jokowi mendukung percepatan revisi Border Patrol Agreement (BPA) dan Border Crossing Agreement (BCA), serta penyelesaian batas landas kontinen.
Baca Juga: Presiden Jokowi Perintahkan Penambahan Anggaran Pupuk Subsidi Rp 14 Triliun
Baca Juga: Tahun Ini Pemerintah Buka 2,3 Juta Formasi ASN, Jokowi: Cari Yang Muda dan Bertalenta
Selain itu, penguatan kerja sama pertahanan, termasuk alat utama sistem persenjataan (alutsista), juga menjadi fokus.
Artikel Terkait
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang