polhukam.id - Ancaman yang dilakukan terus-menerus oleh kelompok Houthi di Laut Merah hingga saat ini belum juga selesai.
Kelompok bersenjata asal Jerman, Houthi membuat penyerangan besar-besaran kepada kapal dagang yang berada di wilayah Laut Merah.
Serangan yang dilakukan pada Selasa, 9 Januari 2024 malam ini dilaksanakan dari Hodeidah dan Barat Daya Mokha, Yaman.
Terdapat 50 kapal dagang yang mengalami serangan dari kelompok Houthi ini melalui roket dan drone yang tiba-tiba menghampiri kapal dagang yang berlayar.
Penyerangan yang dilakukan kelompok Houthi kepada kapal dagang yang terkait Israel itu untuk menunjukkan aksi protes terhadap serangan negara zionis itu ke Gaza.
Atas penyerangan yang dilakukan kelompok bersenjata asal Yaman itu di Laut Merah membuat efek global, seperti harga minyak dunia bisa tiga atau empat dolar harganya menjadi lebih tinggi.
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar